Satu-Satunya Pembuktian Dari Cinta Adalah Pernikahan Bukan Pacaran, yang setuju bagikan!

Menikahi adalah satu-satunya jalan untuk mengekspresikan cintamu pada pasanganmu. Menikah sekaligus menjadi pembuktian bahwa kamu memang benar-benar mencintai dia.

Kalau cinta memang seharusnya dibuktikan dengan menikahi, bukan dengan mengajaknya berlama-lama pacaran tanpa kejelasan atau memberinya coklan dan mengajaknya kesana kemari merasakan bahagia yang sesaat.
Tidak Heran Jika Yang Datang Melamar Akan Selalu Menag Dari Pada Yang Setiap Hari Tapi Hanya Ngajak Jalan

Karena yang datang untuk melamar itu sudah jelas mengatakan kalau dirinya siap bertanggung jawab lahir dan batin, tidak heran jika yang datang melamar akan dipilih dan rela melepaskan yang setiap hari datang cuma untuk ngajak jalan-jalan ke sana kema
Karena Pernikahan Adalah Tempat Bermuaranya Cinta Sepasang Manusia

Suami, Sebaik Apapun Mantanmu Akan Lebih Baik Istrimu, Sebab Dialah Pasangan Halalmu

sumber gambar huffingtonpost.ca

Para suami harus tahu akan hal ini, dan harus benar-benar faham memaknai perihal tentang jodoh. Kamu harus sadar bahwa jodoh itu adalah pasangan yang dipilihkan Allah untukmu, dan jodoh terbaikmu adalah ia yang sudah kamu halalkan lewat pernikahan, sebab yang namanya jodoh itu sudah pasti semuanya baik.

Masak sihhh? Itu pasti, karena kalau memang bukan yang terbaik maka Allah tidak akan merestuinya sampai kejenjang pernikahan, dan hidup bersama dalam satu atap, terutama bagi yang suami yang punya mantan, bila kau benar-benar bijaksana memahami tentang jodoh maka kamu akan tahu jodoh terbaik itu seperti apa.

Jodoh terbaik itu…

Saya Hidup Susah, Selepas Mengamalkan Surah Al-Waqiah Terjadi Sesuatu Yang Amat Mengejutkan…

Dalam hidup ini, semua ketentuan telah ditetapkan oleh Allah, seperti jodoh, ajal, rezeki dan semua dalam kehidupan kita. Rezeki tidak akan datang bergolek tanpa usaha kita sendiri. Jangan lupa segala suruhan Allah dan tinggalkan segala Laragan-NYA.

Salam semua.

 

Sekadar berkongsi. Ambil yang baik, buang yang buruk.
Sy tak berhenti cari kerja, berbulan cari, padahal sy cari kerja part time je. Kedai high end, kedai makan, you name it, semua saya apply. Akhirnya sangkut satu company, buat sales, tapi takda basic, komisyen sahaja. Bidang pun sy tak minat. Kos nak pergi kerja lagi bukan murah. Lepas reject tawaran tu, saya fikir banyak kali, kenapa lah tak cuba je kerja tu, entah entah saya boleh perform, dapat la jugak gaji. Memang menyesal. So sy job hunt lagi, berbulan lamanya.
Saya terbaca confession kat page ni, pasal Al-Waqiah magnet rezeki. Ya, benar. Ada satu malam tu, lepas solat subuh, saya baca Al-Waqiah, niat utk dimurahkan rezeki. Tapi Allah sentuh hati saya malam tu. Menangis saya baca Al-Waqiah. Kenapa? Sebab saya baca maksud surah tu sekali. Saya ingat maksud surah tu berkait dengan rezeki, rupanya tidak.Sayu hati masa baca, teringat banyak dosa saya buat sebelum ni. Saya buat solat sunat taubat. Zikir tak henti, mintak ampun tak henti, doa tak henti. Sampai saya letih. Esok nya saya sambung cari kerja semula. Then petang tu, saya bukak email, ada dua email dari company yang saya pernah apply. Email pertama, mereka kata permohonan gagal, dalam hati saya, saya patut sedar diri, tak mesti buat ibadah satu malam, terus makbul doa, lagi lagi banyak dosa saya sebelum ni. Saya pun bukak email kedua, mungkin company ter-resend email sama. Tapi sbenarnya email kedua tu jemput saya pergi interview, untuk jawatan yang berbeza. Alhamdulillah, saya tahu tak mesti saya dapat kerja tu, tapi sekurangnya diberi peluang untuk pergi interview, dapat atau tak, tu Allah je boleh tolong.
Selang beberapa hari, saya dapat mesej dari bekas majikan saya, tanya saya free tak, nak mintak saya kerja dengan dia satu dua hari, Alhamdulillah. Sehari dua pun, ada jugak dapat duit dari tak buat apa. Malam yang sama, saya pergi berbuka puasa di masjid. Berkat terawih tiap malam juga agaknya, ada akak ni yang saya selalu bertegur kat masjid, dia tanya saya nak kerja tak. Gaji mahal, tapi part time. Alhamdulillah.
Nampak tak the power of dua’s on Ramadhan, the power of Al-Waqiah, the power of taubat, the power of ibadah. Tiga tawaran kerja part time sekali gus. Saya cari part time sebab saya duduk di negara orang, visa lagi beberapa bulan expired. Saya student di negara yang islamophobia kuat. Saya bertudung, Islam. Jadi memang lagi susah kalau nak dapat kerja.
Apa pun saya bersyukur sangat sekarang. Jadi yang belum dapat kerja, or duit asyik tak cukup, cuba lah baca Al-Waqiah, solat fardhu jangan tinggal. Lagi dekat kita dengan Allah, lagi Allah kasihi kita. Perancangan allah hebat, jadi jangan pernah putus asa.

– Bunga Pastel
Sumber : IIUM Confessions

Karena Wanita Yang Menemani Dari Nol Adalah Yang Pantas Diperjuangkan

Bagi seorang wanita untuk bisa percaya dan setia bukanlah sesuatu yang mudah. Untuk mendampingi seorang pria dari titik nol sebuah perjuangan butuh lebih dari sekedar keyakinan dan kesebaran. Dan aku harap kau mengerti, mendampingimu pada saat-saat sulit sudah lebih dari cukup dari bukti kesetiaan.

Bisa saja aku memilih pria yang sudah mapan dan siap secara finansial untuk bisa mendampingi hidupku kelak. Bisa saja aku pergi dan memilih yang lain, saat kau ada dalam keterpurkan yang menghimpit. Tapi percayalah, aku bukan waita yang silau karena harta dan gelap karena jawabatan.

Aku mencintaimu karena aku memilih takdirku bersamamu, tidak peduli apa kata orang terhadapmu dan kita. Tidak peduli seberapa keras dunia menguji kekuatan cinta kita, aku akan selalu ada di sampingmu. Bersamamu adalah sebuah kebahagiaan yang sulit aku tukar dengan sebuah kesenangan dunia.

Meski Diejek Teman Sekelas, Bocah 11 Tahun Ini Tetap Kumpulkan Rongsokan Demi Bayar Hutang Orang Tua

Banyak anak-anak yang hidupnya selalu membebankan orangtua. Segala keinginannya harus dituruti meski kadang tak mampu dijangkau oleh ibu dan ayahnya. Tak salah jika saat ini banyak orangtua yang harus banting tulang demi keinginan dan gengsi anak anaknya tersebut.

Namun berbeda halnya dengan Supri. Dengan kondisi keluarganya yang serba sulit, ia tak sedikit pun mau membebankan kedua orang tuanya.

Supri (11) tampak bersemangat mengayuh sepeda gerobaknya. Di dalam gerobak ada adiknya yang berkerudung, Putri (4), setia menemani.

Buat Calon Imamku, Semangat Ya Kerjanya Karena Resepsi Itu Mahal

Hi, kamu yang di sana. Ayo semangat, jangan pernah ngeluh dengan kerjaan yang seperti tidak ada habisnya. Jangan pernah menyerah untuk mendapatkan Rizki yang halal. Perjuanganmu sekarang akan terasa manis nantinya, saat semua lelah menjadi Lillah karena-Nya.

Aku sangat cemburu padamu, karena semua tetes keringatmu bernilai ibadah dihadapan-Nya. Tujuanmu untuk menjalankan Sunnah-Nya memang tidak mudah, tapi bukan berarti tidak bisa. Aku di sini hanya bisa berdoa agar kau diberi kemampuan dan kelancaran. Aku masih menunggu dan terus memperbaiki diri untukmu. datanglah ketika kau sudah siap, tapi jangan salah rumah ya.!!! Hehehe