Meski Diejek Teman Sekelas, Bocah 11 Tahun Ini Tetap Kumpulkan Rongsokan Demi Bayar Hutang Orang Tua

Ia membagi waktu antara sekolah pada pagi hari dan mengumpulkan barang bekas pada sore hari.

“Buat bantu orangtua bayar utang,” ucap Supri.

Setiap hari, Supri mendapatkan uang Rp 10.000 dari hasil jerih payahnya mengumpulkan barang bekas. Uang itu kemudian dia berikan kepada Daryo untuk membantu meringankan kebutuhan keluarga.

Selama berbincang, keringat terus menetes di wajah Supri. Dia juga lebih banyak menunduk dan wajahnya tertutup dengan topi cokelat.

“Sudah dulu ya mas. Saya mau jalan lagi,” kata Supri sembari mengayuh sepeda gerobaknya.

Kompas.com kemudian menemui ayah Supri, Daryo, di rumahnya. Perlu waktu sekitar 30 menit untuk mencari tempat tinggal Daryo dari lokasi saat mewawancarai Supri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *